Breaking News
TMMD Ke-129 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas Edukasi Warga Ridogalih Cegah Stunting Kabupaten Bekasi – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Melalui kegiatan nonfisik, Satgas TMMD juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan menggelar penyuluhan pencegahan stunting di Aula Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/7/2026). Penyuluhan dipantau oleh Babinsa Desa Ridogalih, Sertu Tri Susilo, selaku anggota Satgas TMMD Ke-129. Kegiatan menghadirkan Ibu Rita Permata Sari, S.Si.T., M.MKes. sebagai narasumber yang menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak secara berkala sebagai langkah mencegah stunting. Dalam paparannya, Rita Permata Sari menjelaskan bahwa stunting bukan hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti materi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pola makan bergizi, sanitasi, serta perawatan kesehatan keluarga. Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan bahwa kegiatan nonfisik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Program TMMD. “Kami ingin pembangunan yang dilakukan melalui TMMD tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat. Edukasi tentang pencegahan stunting menjadi salah satu langkah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Letkol Inf Michael Ronald. Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD Ke-129 berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pola hidup sehat, dan peran keluarga dalam mencegah stunting. Dengan demikian, manfaat TMMD dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga bagi generasi mendatang. Hari Ke-8 TMMD Ke-129, Satgas Percepat Pengecoran Jalan Lingkungan Sasaran 6 di Desa Wibawamulya Minapadi Salin sebagai Pengembangan Padi Biosalin, PGN-BRIN Tingkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pesisir Batang TMMD Ke-129 Edukasi Pelajar Cibarusah tentang Bahaya Narkoba, TNI Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Anti Narkotika PEFINDO Pertahankan Peringkat HKA, Cerminkan Fondasi Keuangan dan Bisnis Yang Solid
Polri  

Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *