SPBU 65.796.002 Laman Bukit Dipertanyakan: Tangki BBM Datang, Namun Subsidi Disebut Tak Pernah Tersedia!

SPBU 65.796.002 Laman Bukit Dipertanyakan: Tangki BBM Datang, Namun Subsidi Disebut Tak Pernah Tersedia!

MELAWI, KALIMANTAN BARAT — Keberadaan SPBU bernomor 65.796.002 di kawasan Laman Bukit, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menjadi sorotan sejumlah warga.

Pasalnya, masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU tersebut meski pasokan dari mobil tangki disebut tetap datang secara rutin.

Warga menduga terdapat persoalan dalam pola penyaluran BBM subsidi di SPBU tersebut. Keluhan yang muncul antara lain BBM jenis subsidi seperti Pertalite dan Solar disebut kerap dinyatakan habis ketika masyarakat datang untuk mengisi bahan bakar.

Kondisi tersebut bahkan memunculkan istilah SPBU “hantu” di kalangan warga, lantaran masyarakat merasa keberadaan SPBU tersebut tidak memberikan pelayanan sebagaimana yang mereka harapkan, khususnya bagi pengguna BBM bersubsidi.

“Kalau memang tidak ada minyak, kenapa tangki terus datang? Kami masyarakat datang untuk membeli BBM subsidi, tetapi sering kali dikatakan habis. Jangan sampai ada penyaluran ke tempat lain yang tidak semestinya,” ujar seorang warga yang mengaku kecewa.

Warga juga mempertanyakan dugaan adanya pengisian BBM yang melebihi kapasitas atau kuota penyaluran subsidi. Dugaan tersebut dinilai perlu diperiksa secara menyeluruh oleh pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Menurut warga, persoalan ini bukan sekadar mengenai ketersediaan BBM, tetapi menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Apalagi, sebagian masyarakat mengaku harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk mendapatkan BBM.

“Kami datang dari jauh hanya untuk mengisi minyak agar bisa melanjutkan perjalanan. Tetapi ketika sampai, sering melihat SPBU tutup atau BBM subsidi disebut habis.

Kalau memang tidak diperuntukkan bagi masyarakat pengguna subsidi, lebih baik jangan menyediakan BBM subsidi dan fokus saja pada BBM nonsubsidi,” keluh warga lainnya.

Masyarakat meminta **Pertamina dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap SPBU 65.796.002**, termasuk mengecek kesesuaian antara pasokan BBM, stok, pencatatan penjualan, volume penyaluran, serta konsumen yang menerima BBM bersubsidi.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan maupun penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.

Jika ditemukan adanya penyaluran yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat berharap diberikan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sebaliknya, apabila seluruh proses distribusi ternyata telah sesuai prosedur, warga juga meminta adanya penjelasan terbuka agar tidak terus muncul dugaan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan terkait penyaluran BBM bersubsidi di SPBU 65.796.002 tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak pengelola SPBU, Pertamina, serta instansi berwenang.

Sumber: Warga Laman Bukit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *