Sorotkita.com // Kalimantan Barat — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Barat.
Berdasarkan data titik panas yang ditampilkan dalam materi pemantauan terbaru, sejumlah wilayah tercatat memiliki jumlah titik api yang cukup tinggi dan perlu mendapat perhatian bersama.
Dalam daftar tersebut, Kabupaten Ketapang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik api tertinggi, yakni 533 titik. Di bawahnya terdapat Kabupaten Kubu Raya sebanyak 110 titik, Kabupaten Kayong Utara 63 titik, serta Kabupaten Melawi 29 titik.
Sementara itu, Kabupaten Sambas tercatat 16 titik, Kabupaten Sintang 13 titik, dan Kabupaten Sanggau 9 titik.
Tingginya aktivitas titik panas tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi yang mendukung terjadinya kebakaran.
Upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, petugas pemadam, masyarakat, hingga pihak terkait lainnya.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan, dan keberlangsungan ekosistem. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Catatan redaksi: Angka titik api dalam rilisan ini mengikuti materi visual yang diberikan dan sebaiknya dicantumkan sumber serta tanggal pemantauan sebelum dipublikasikan.







