Kebakaran Lahan Gambut Seluas 5 Hektare Terjadi di Mayasopa Singkawang, Petugas Bergerak Padamkan Api

Sorotkita.com // Singkawang, Kalbar — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Senggang, RT 011/RW 005, Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

Pengecekan lokasi dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh jajaran Polres Singkawang bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Manggala Agni, serta karyawan perusahaan pengelola lahan.

Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai **±5 hektare**. Area tersebut merupakan lahan gambut yang ditumbuhi ilalang, kayu-kayu kecil, pakis, dan semak belukar sehingga memiliki potensi api cepat merambat, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering.

Lahan yang terbakar diketahui berada di kawasan CV Aroma Alam Borneo (Perkebunan Gaharu).

Hingga kegiatan pengecekan dan pemadaman dilakukan, penyebab awal kebakaran masih belum diketahui.

Petugas Temukan Titik Api dan Kepulan Asap

Petugas menemukan titik api atau sumber asap yang berada dalam satu hamparan dengan skala sedang. Upaya pemadaman dan pendinginan langsung dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin pompa.

Pemadaman melibatkan personel Polsek Singkawang Timur, Koramil 1202-04/Singkawang Timur, Manggala Agni, serta karyawan CV Aroma Alam Borneo.

Kapolsek Singkawang Timur AKP Rusmail turut terjun dalam kegiatan tersebut bersama Camat Singkawang Timur Eribertus Gery, S.S.TP., M.Si., Kanit Reskrim Polsek Singkawang Timur IPDA Khadafi M., Lurah Mayasopa Kuen, S.H., serta personel dan unsur terkait lainnya.

Sebanyak lima personel Polsek Singkawang Timur, dua personel Koramil 1202-04/Singkawang Timur, dua personel Manggala Agni, satu staf Kecamatan Singkawang Timur, serta sekitar 25 karyawan CV Aroma Alam Borneo terlibat dalam penanganan di lokasi.

Api Berhasil Dipadamkan, Asap Masih Mengepul

Kegiatan pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 17.35 WIB. Api berhasil dipadamkan menggunakan metode manual dan mesin pompa, namun kepulan asap masih terlihat di sejumlah bagian lahan.

Kondisi tersebut terjadi karena karakteristik lahan berupa tanah gambut yang memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan sehingga diperlukan pemantauan dan pendinginan secara berkelanjutan.

Petugas juga melakukan monitoring untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun meluasnya kebakaran ke area lainnya.

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Hingga laporan pengecekan dilakukan, sumber api atau penyebab awal kebakaran belum dapat dipastikan.

Petugas mencatat kondisi cuaca yang panas dan minim hujan sebagai salah satu faktor yang berpotensi memperbesar risiko terjadinya karhutla. Namun, faktor tersebut belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti kebakaran.

Karena itu, pemantauan terhadap lokasi tetap dilakukan guna memastikan tidak muncul kembali titik api sekaligus membantu mengetahui sumber awal terjadinya kebakaran.

Dalam penanganan karhutla tersebut, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Manggala Agni dan Koramil 1202-04/Singkawang Timur.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiil masih belum dapat diperkirakan.

Jajaran Polres Singkawang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya pada kawasan gambut dan lahan yang mudah terbakar selama kondisi cuaca panas dan kering.

(SK)

Sumber: Polres Singkawang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *