Ketua DPD ASWIN Kalbar Prihatin Kabut Asap Makin Parah, Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat Terdampak

Sorotkita.com // Kalimantan Barat — Ketua DPD Kalimantan Barat Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi kabut asap dan debu yang semakin parah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Kondisi tersebut dinilai tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan.

Sejumlah anak-anak bahkan harus diliburkan dari kegiatan belajar mengajar sebagai dampak dari kondisi udara yang dinilai tidak lagi nyaman dan aman untuk aktivitas di luar ruangan.

Ketua DPD ASWIN Kalbar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemadam kebakaran, Polda Kalimantan Barat, serta Polres di berbagai kabupaten yang terus berupaya melakukan pemadaman di sejumlah titik karhutla.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi Kalimantan Barat saat ini. Kabut asap dan debu semakin terasa, sementara anak-anak harus diliburkan dari sekolah.

Kami mengapresiasi seluruh petugas pemadam kebakaran, Polda Kalbar dan jajaran Polres yang telah berusaha semaksimal mungkin menangani kebakaran di berbagai titik,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Dampak yang ditimbulkan harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut masa depan generasi muda, kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga aktivitas sosial dan ekonomi.

“Kita harus melihat persoalan ini secara lebih luas. Ketika pendidikan terganggu dan kesehatan masyarakat ikut terdampak, berarti persoalan karhutla bukan lagi sekadar persoalan kebakaran lahan, tetapi sudah menjadi persoalan bersama yang harus mendapatkan perhatian serius,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum, masyarakat, perusahaan, serta seluruh pihak terkait dapat memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla.

Upaya pemadaman harus berjalan beriringan dengan pengawasan, pencegahan pembakaran lahan, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Kalimantan Barat, menurutnya, memiliki kekayaan alam dan lingkungan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat.

Hutan dan alam Kalbar bukan hanya aset daerah, tetapi juga bagian penting dari kehidupan masyarakat dan generasi yang akan datang.

“Kita tentu ingin Kalimantan Barat kembali dikenal sebagai daerah yang indah, hijau dan alami. Jangan sampai kabut asap menjadi sesuatu yang dianggap biasa setiap tahun. Anak-anak kita berhak mendapatkan pendidikan dalam kondisi lingkungan yang sehat, dan masyarakat berhak menghirup udara yang bersih,” pungkasnya.

ASWIN Kalbar mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta mendukung langkah pemerintah dan aparat dalam mencegah terjadinya karhutla.

Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama agar Kalimantan Barat tidak terus-menerus menghadapi persoalan kabut asap yang berulang.

Sumber: Ketua DPD ASWIN Kalbar Budi Gautama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *