Munas III Perkopindo dan Pertapin Digelar di Jakarta, Sejumlah Pejabat Tinggi Negara Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi

Sorotkita.com // Jakarta — Musyawarah Nasional (Munas) III Perkumpulan Kontraktor Profesional Indonesia (Perkopindo) dan Perkumpulan Tenaga Ahli Profesional Indonesia (Pertapin) digelar di Hotel Diraja Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Munas III tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di bidang pekerjaan umum, sertifikasi profesi, serta jasa konstruksi, di antaranya Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum, Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pusat, dan Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Pusat.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bagian penting dalam agenda Munas, khususnya dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga profesional, kualitas badan usaha, serta penguatan organisasi Perkopindo dan Pertapin di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Komisioner BNSP Pusat menegaskan pentingnya sertifikasi bagi pekerja dan pelaku usaha di berbagai lini. Menurutnya, sertifikasi tidak semata-mata menjadi dokumen administratif, tetapi merupakan instrumen untuk memastikan seseorang memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya.

Sertifikasi, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan kompetensi personal sekaligus membentuk tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing.

BNSP sebagai lembaga yang memperoleh kewenangan dari pemerintah memiliki peran dalam pelaksanaan sistem sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah terakreditasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya sertifikasi, pekerja maupun pelaku usaha diharapkan memiliki keahlian dan kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,” demikian pokok sambutan yang disampaikan dalam Munas III tersebut.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum yang hadir mewakili Menteri PU menyampaikan sambutan Menteri Pekerjaan Umum secara tertulis.

Dalam sambutan tersebut, Menteri PU memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Munas III Perkopindo dan Pertapin.

Pemerintah juga memberikan dukungan agar kedua organisasi tersebut dapat terus eksis dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia melalui kualitas kerja yang nyata, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi.

Menteri PU berharap keberadaan organisasi profesi seperti Perkopindo dan Pertapin dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan nasional dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme di bidangnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua LPJK Pusat. Ia menekankan bahwa sertifikasi personal maupun sertifikasi badan usaha memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas pekerjaan para kontraktor di Indonesia.

Menurutnya, profesionalisme kontraktor tidak hanya ditentukan oleh pengalaman, tetapi juga harus didukung kompetensi tenaga ahli, legalitas dan kemampuan badan usaha, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Wakil Ketua LPJK Pusat juga mendorong Perkopindo dan Pertapin untuk semakin memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah.

Penguatan jaringan organisasi dinilai penting agar program dan pembinaan dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau para profesional di berbagai wilayah Indonesia.

BANG UDIN TERPILIH, DORONG KONSOLIDASI HINGGA TINGKAT DPC

Dalam Munas III tersebut, Mahyudin, yang akrab disapa Bang Udin dan berasal dari Kalimantan Barat, terpilih sebagai Ketua Perkopindo dan Pertapin.

Dalam arahannya setelah terpilih, Bang Udin meminta seluruh DPD Perkopindo dan Pertapin di Indonesia untuk meningkatkan kuantitas sekaligus kualitas organisasi.

Ia menekankan pentingnya membangun konsolidasi organisasi secara menyeluruh dengan mengelaborasi struktur organisasi hingga pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di berbagai daerah.

Menurut Bang Udin, penguatan struktur tersebut merupakan langkah strategis seiring semakin berkembangnya Perkopindo dan Pertapin.

“Organisasi ini semakin berkembang dan semakin besar. Karena itu, konsolidasi organisasi, khususnya DPD dan DPC, akan segera kita realisasikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Perkopindo dan Pertapin akan tetap mempertahankan konsep kerja organisasi yang bersifat umum dan bercabang, sehingga keberadaan organisasi dapat berkembang secara terstruktur dari tingkat pusat hingga daerah.

DEWAN ETIK SIAP KAWAL PROGRAM ORGANISASI

Sementara itu, Ketua Dewan Etik Perkopindo dan Pertapin Pusat, Yayat Darmawi, SE., SH., MH., menegaskan bahwa seluruh program yang telah ditetapkan organisasi akan terus dikawal guna menjaga stabilitas dan konsistensi kinerja organisasi.

Menurut Yayat, Dewan Etik memiliki peran penting dalam memastikan seluruh jajaran organisasi tetap menjalankan tugas dan program berdasarkan aturan yang telah ditetapkan.

“Kami akan selalu mengawal program-program yang telah ditetapkan dan ditentukan oleh Perkopindo dan Pertapin Pusat. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas kinerja organisasi agar tetap konsisten terhadap aturan yang telah ditetapkan,” kata Yayat.

Ia menambahkan, pengawasan internal menjadi penting terutama terhadap persoalan-persoalan yang memiliki potensi menimbulkan pelanggaran terhadap ketentuan organisasi maupun peraturan yang berlaku.

Munas III Perkopindo dan Pertapin akhirnya menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan arah organisasi ke depan.

Dengan dukungan pemangku kepentingan di bidang pekerjaan umum, sertifikasi profesi, dan jasa konstruksi, Perkopindo dan Pertapin diharapkan mampu memperkuat profesionalisme anggotanya serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Agenda tersebut juga menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk memperluas jaringan organisasi, memperkuat sertifikasi kompetensi, meningkatkan kualitas badan usaha, serta melakukan konsolidasi hingga tingkat daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *